Penadigital.id - Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah
Prof. DR. HAMKA (Uhamka)
menyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema Transformasi Generasi Apoteker Masa
Depan: Kompetensi, Ketahanan Mental, dan Kesiapan Menghadapi Dunia Kerja,
di Aula FFS Uhamka, Kamis (16/7).Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa profesi apoteker
serta dihadiri oleh Wakil Rektor II Uhamka, Desvian Bandarsyah, Dekan FFS
Uhamka, apt. Supandi, Prof. Sugeng Heri Suseno selaku Direktur Jenderal
Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian
Ketenagakerjaan RI dan Narasumber, Lenny Utama Afriyenti selaku Pakar Psikologi
dan Narasumber, para Wakil Dekan FFS Uhamka, seluruh dosen Program Studi
Profesi Apoteker, serta civitas akademika FFS Uhamka.
Dalam sambutannya, Desvian Bandarsyah menyampaikan bahwa
mahasiswa farmasi memiliki kesempatan berharga untuk mempersiapkan diri menjadi
tenaga profesional di bidang kesehatan. Beliau mendorong mahasiswa agar menjadi
Generasi Z yang unggul dengan memanfaatkan kesempatan pendidikan, meningkatkan
kompetensi, serta membangun karakter dan sikap profesional.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin sebagai pelatihan
diri untuk menjadi SDM yang profesional di bidang kesehatan, Dunia kerja akan
ramah bagi mereka yang cerdas, memiliki kemampuan, serta menunjukkan sikap dan
tutur kata yang baik,” ujar Desvian.
Selanjutnya, Prof. Sugeng Heri Suseno selaku Direktur
Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja
Kementerian Ketenagakerjaan RI, dengan topik Peluang Karier Tenaga
Kefarmasian di Era Globalisasi dan Digitalisasi. Beliau membahas
perkembangan dunia ketenagakerjaan, tantangan generasi muda, serta pentingnya
kompetensi dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi dunia kerja yang semakin
dinamis.
Dilanjutkan dengan Materi kedua yang disampaikan oleh Lenny
Utama Afriyenti yang merupakan pakar psikologi yang bertugas di salah satu
rumah sakit wilayah Depok, dengan tema Resilient Pharmacist: Membangun
Ketahanan Mental Pendidikan Profesi Apoteker. Beliau menjelaskan pentingnya resiliensi,
kesehatan mental, dan kesejahteraan psikologis bagi mahasiswa dalam menghadapi
berbagai tantangan selama pendidikan maupun saat memasuki dunia profesional.
Melalui kegiatan
ini, FFS Uhamka berharap mahasiswa farmasi mampu mempersiapkan diri menjadi
apoteker profesional yang kompeten, berintegritas, memiliki ketahanan mental,
serta siap menghadapi perkembangan dunia kerja dan tantangan profesi
kefarmasian di masa depan, dalam mewujudkan implementasi SDG 3 Kehidupan Sehat
dan Sejahtera.
Buat kamu yang
penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program
studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum
Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran
beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan
daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680
ribu per bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40
miliar.
0 comments