Penadigital.id - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) mengambil bagian dalam gerakan
kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa
Tenggara Timur (NTT). Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang
kawasan Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026, mendorong Uhamka untuk turut
bergerak menghimpun bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.Langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut Uhamka
terhadap Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 18/EDR/1.0/H/2026 tentang
Penghimpunan Infak Salat Jumat untuk Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Gempa
Bumi di Flores, NTT. Melalui edaran tersebut, Muhammadiyah mengajak seluruh
pimpinan di berbagai tingkatan, Amal Usaha Muhammadiyah, serta takmir masjid di
bawah Persyarikatan Muhammadiyah untuk bersama-sama menggalang bantuan
kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak.
Penghimpunan dan penyaluran bantuan dilakukan melalui
Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) serta Lembaga Resiliensi Bencana
(LRB) pada masing-masing tingkatan. Upaya tersebut menjadi bagian dari semangat
One Muhammadiyah One Response (OMOR) yang mendorong gerak bersama
Muhammadiyah dalam merespons kondisi kebencanaan secara terpadu.
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, Rektor Uhamka
menginstruksikan pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan untuk turut
berpartisipasi dalam penggalangan dana kemanusiaan. Pengumpulan bantuan
dilakukan melalui mekanisme pemotongan gaji dengan besaran yang telah
ditetapkan, yakni Rp150.000 per orang bagi pimpinan, Rp100.000 per orang bagi
dosen, dan Rp50.000 per orang bagi tenaga kependidikan.
Tidak berhenti pada penggalangan dana internal, Uhamka
bersama Lazismu Uhamka juga membuka kesempatan donasi bagi keluarga besar
Uhamka dan masyarakat luas. Bantuan yang dihimpun akan diarahkan untuk memenuhi
kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana.
Kebutuhan
tersebut meliputi hygiene kit, makanan siap saji, sembako, alas tidur, baby
kit, school kit, hingga layanan kesehatan. Beragam bentuk bantuan
ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung
proses pemulihan masyarakat setelah bencana.
Melalui aksi
tersebut, Uhamka tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang
terdampak bencana, tetapi juga memperkuat semangat solidaritas dan gotong
royong dalam gerakan Muhammadiyah. Upaya ini menjadi wujud nyata komitmen
Uhamka untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam situasi yang
membutuhkan dukungan kemanusiaan.
0 comments