Penadigital.id - Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Seminar Eurasia Course 2026 ke-7 di Ruang Sidang A, FKIP Uhamka, Selasa (9/6).
Sesi Seminar Eurasia Course ke-7 menghadirkan
narasumber-narasumber pakar budaya dan perkembangan sejarah dalam mengalami era
globalisasi dari akademisi-akademisi Uhamka dalam membangun wawasan keilmuan
budaya dan sejarah sebagai identitas bangsa kepada para mahasiswa, yang sejalan
dengam implementasi SDGs 10 Berkurangnya Kesenjangan.
Agenda dihadiri oleh Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor
II Uhamka, Purnama Syae Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka, Prof. Samsul Maarif
selaku Wakil Dekan II FKIP Uhamka, Amirullah selaku Wakil Dekan IV FKIP Uhamka,
Akbar Nadjar Hendra selaku Ketua Lembaga Perankingan, Kerja Sama dan Urusan
Internasional Uhamka, Rita Agustina selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang
FKIP Uhamka, serta para dosen dan mahasiswa yang berasal dari ruang lingkup
FKIP Uhamka.
Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka
menyampaikan pentingnya bagi para mahasiswa untuk memahami bahwa Sejarah,
Budaya dan Bahasa merupakan identitas bangsa dalam menghadapi globalisasi dunia
dan berperan sebagai penghubung antar bangsa di dunia.
"Sejarah, Budaya dan Bahasa merupakan identitas suatu
bangsa yang bersifat universal dan luas, sehingga mampu menjadi penghubung
kebudayaan dan kehidupan antar bangsa di dunia, sehingga dapat menciptakan
globalisasi yang mewujudkan keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat,"
ucap Desvian.
Selanjutnya, Purnama Syae Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka
sekaligus Narasumber menyampaikan bahwa Kebudayaan Indonesia dapat menjadi ciri
khas kebanggaan di dunia internasional dan sebagai media komunikasi antar
negara dunia, sebagai bagian dari globalisasi kebudayaan.
"Kebudayaan di Indonesia merupakan ciri khas,
kebanggaan serta media komunikasi dengan berbagai bangsa di dunia, sehingga
dengan kebudayaan sebagai identitas ini, kita memiliki sebuah kebanggaan untuk
setara dengan bangsa lain, serta saling menghargai antar kebudayaan negara
sebagai bagian langkah internasionalisasi dan globalisasi budaya," ujar
Purnama.
Selain itu, Akbar Nadjar Hendra selaku Dosen Pendidikan
Bahasa Jepang FKIP Uhamka dan Lembaga Perankingan, Kerja Sama, dan
Internasional Uhamka menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini dapat
membangun wawasan dan jejaring internasional program studi dan para
mahasiswanya, sebagai bagian dari langkah internasionalisasi perguruan tinggi.
"Kita berharap melalui pemaparan para narasumber dalam
Seminar Eurasia Course kali ini dapat memberikan manfaat bagi Institusi Uhamka
dalam langkah internasionalisasi perguruan tinggi, jejaring yang dikembangkan
oleh prodi untuk para mahasiswa, serta para mahasiswa diharapkan dapat memiliki
wawasan baru dari para akademisi mengenai perbedaan kebudayaan antar negara dan
cara menghormatinya," pungkas Akbar.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa
kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang
ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.

0 comments