Penadigital.id - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Program Studi Pendidikan
Bahasa Jepang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sukseskan program
hibah Eurasia Foundation lewat Seminar Eurasia Course 2026, yang dilaksanakan
dari 5 Maret - 22 Juni 2026 di Kampus FKIP Uhamka.Seminar Eurasia Course merupakan program hibah dari Eurasia
Foundation sebesar 24 ribu USD yang diberikan kepada Pendidikan Bahasa Jepang
FKIP Uhamka, dalam memberikan edukasi mengenai perbedaan budaya dan bahasa
antar Negara, yang terbagi menjadi 15 sesi, sebagai wawasan ilmu bagi mahasiswa
dalam mewujudkan Internasionalisasi Pendidikan Tinggi yang sejalan dengan SDGs
10 Berkurangnya Kesenjangan.
Agenda Seminar Eurasia resmi dibuka oleh Rektor Uhamka,
Prof. Gunawan Suryoputro dan diisi oleh 15 Narasumber yang berasal dari
Nasional dan Internasional, dengan ahli keilmuan di bidang Budaya, Bahasa,
Sejarah, Komunikasi dan Pendidikan yang memberikan insight baru kepada para
mahasiswa untuk mempersiapkan Internasionalisasi Kampus.
Prof. Gunawan Suryoputro memberikan apresiasi atas program
hibah Eurasia ini sebagai langkah mewujudkan Internasionalisasi Perguruan
Tinggi, dengan memberikan wawasan dari para pakar ilmu pengetahuan dari
Nasional dan Internasional.
"Seminar Eurasia ini merupakan implementasi dari
program hibah yang diterima Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka dari Eurasia
Foundation, sebagai sarana dalam memperluas wawasan para mahasiswa mengenai
perbedaan budaya, sejarah dan bahasa dari berbagai Negara terutama Jepang,
sehingga meningkatkan motivasi mereka untuk lebih giat mempelajari dan
mendalami bahasa asing, salah satunya Bahasa Jepang," ucap Prof. Gunawan.
Dilain pihak, Yuji Sato selaku Founder Eurasia Foundation
menyampaikan harapan besarnya untuk tindak lanjut kerja sama yang lebih luas,
dari kegiatan Eurasia Course ini sebagai permulaannya dengan Uhamka.
"Kerja sama ini merupakan langkah awal kolaborasi
Eurasia Foundation dengan Uhamka, dan semoga kedepannya dapat diperluas hingga
jejaring akademisi dalam bidang pendidikan dan penelitian kolaborasi,"
pungkas Yuji.
0 comments