BLANTERORBITv102

    Selamat Hari Ibu: Perempuan Tangguh, Pilar Keluarga dan Bangsa

    Senin, 22 Desember 2025


    Oleh: Dr. Ahmad Kosasih, S.E., M.M. Dosen Sekolah  Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka)

    Setiap tanggal 22 Desember, bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu sebagai momentum refleksi atas peran besar perempuan, khususnya ibu, dalam membangun keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa. Lebih dari sekadar seremoni, Hari Ibu menjadi pengingat bahwa di balik kemajuan sebuah bangsa, terdapat keteguhan, kasih sayang, dan pengorbanan para ibu.

    Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dari rahim dan asuhan seorang ibu, nilai-nilai kehidupan ditanamkan sejak dini—mulai dari kejujuran, kedisiplinan, empati, hingga semangat pantang menyerah. Peran ini menjadikan ibu sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

    Di era modern, peran ibu semakin kompleks. Selain menjalankan peran domestik, banyak ibu yang juga berkiprah di ruang publik sebagai pendidik, tenaga kesehatan, pelaku usaha, hingga pemimpin di berbagai bidang. Dengan ketangguhan dan kecerdasannya, para ibu membuktikan bahwa kontribusi perempuan sangat nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi.

    Namun demikian, tantangan yang dihadapi ibu juga tidak ringan. Tuntutan ekonomi, perubahan sosial, hingga derasnya arus informasi digital menuntut peran ibu untuk terus beradaptasi. Oleh karena itu, peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan terhadap perempuan, baik melalui kebijakan yang ramah keluarga, lingkungan kerja yang adil, maupun budaya masyarakat yang saling menghargai.

    Hari Ibu juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih menghargai peran ibu, tidak hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan tindakan nyata. Memberi ruang bagi ibu untuk berkembang, mendukung kesejahteraannya, serta berbagi peran dalam keluarga adalah wujud penghormatan yang sesungguhnya.

    Selamat Hari Ibu. Terima kasih atas cinta yang tak pernah lelah, doa yang tak pernah putus, dan pengabdian yang tak pernah terhitung. Ibu bukan hanya penjaga rumah, tetapi penjaga harapan dan masa depan bangsa.(AK)




    Author

    Admin