BLANTERORBITv102

    1.691 Peserta IISMA Dilepas Oleh Kemendikbudristek Selama Satu Semester untuk ke Luar Negeri

    Sabtu, 13 Mei 2023

    Penadigital.idLebih dari 1.600 mahasiswa sarjana dan vokasi akan berpartisipasi dalam program pertukaran satu semester yang didanai oleh pemerintah Indonesia melalui program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). Pelepasan peserta IISMA berlangsung pada Selasa (9/5) di Auditorium gedung D Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara terbatas secara luring dan juga daring.

     

    “Kami tentu sangat mengharapkan adik-adik dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah kompetensi, menambah wawasan global, untuk nanti membangun bangsa yang kita cintai ini menjadi bangsa yang hebat,” pesan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sri Gunani Partiwi, kepada para peserta IISMA.

     

    Menurut Sri Gunani, satu semester bukanlah waktu yang lama. Oleh karena itu, mahasiswa harus merencanakan dengan baik dan mengisi satu semester dengan kegiatan yang bermanfaat sehingga dengan mengikuti program IISMA mereka dapat memenuhi perannya sebagai duta bangsa dan memperoleh pengetahuan dan budaya yang baik yang bermanfaat bagi perkembangan diri mereka sendiri. 

    “Satu semester adalah waktu yang singkat, optimalkan waktu tersebut dengan belajar yang baik dan juga menimba pengalaman yang baik karena pengalaman itu nanti akan sangat bermanfaat bagi adik-adik baik sekarang maupun di masa yang akan datang,” ucapnya.

     

    Oleh karena itu, Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi, Beny Bandanadjaja mendorong mahasiswa tidak hanya menikmati pengalaman belajar di luar negeri sendiri, tetapi juga membagikan hal-hal baik yang mereka terima kepada mahasiswa lain sebagai inspirasi. dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

     

    “Kita berharap mahasiswa IISMA nanti tidak sekadar pulang dan lupa dengan program di sana, tapi ikut menularkan hal-hal baik yang diperoleh di luar negeri kepada teman-temannya yang belum bisa berangkat. Di era peningkatan SDM kita berharap 2045 Indonesia benar-benar menjadi negara yang unggul,” kata Beny.

     

    Program IISMA yang merupakan salah satu program unggulan Kemendikbudristek dan merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) akan diselenggarakan mulai tahun 2021 untuk jenjang sarjana dan mulai tahun 2022 untuk jenjang vokasi.

     

    Pada tahun pertama penyelenggaraan, program ini menarik 2.546 peserta, yang kemudian meningkat hampir tiga kali lipat menjadi 7.501 peserta pada tahun 2022. Program ini mencapai jumlah peserta tertinggi pada tahun 2023, ketika 9.116 mahasiswa S1 dan S2 resmi terdaftar sebagai calon peserta. 

     

    Para peserta IISMA yang terpilih melalui beberapa proses seleksi berasal dari 31 provinsi di Indonesia. Mahasiswa yang diseleksi untuk program IISMA 2023 meliputi 53 mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) - Beasiswa Perguruan Tinggi, 5 mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi dan 2 mahasiswa penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi dari Kemendikbudristek.

     

    Rachmat Sriwijaya, Kepala Program IISMA, menjelaskan bahwa diantara perguruan tinggi luar negeri yang dihubungi oleh peserta IISMA terdapat nama-nama perguruan tinggi terkemuka dunia yang masuk dalam 20 besar QS World University Rankings, seperti University of Cambridge, Yale University dan Nanyang Technological University. “Selain itu, pada tahun ini telah bergabung Group of Eight, yaitu delapan perguruan tinggi di Australia dan berbagai perguruan tinggi lainnya,” terangnya

     

    Pada kegiatan pelepasan ini, dilakukan penandatanganan komitmen bersama dengan perguruan tinggi para peserta untuk mendukung pelaksanaan program IISMA 2023. Sebelum berangkat ke luar negeri, peserta IISMA mengikuti rangkaian kegiatan Pre-Departure Briefing (PDB) berupa IISMA , LPDP dan biro perjalanan; dan acara informasi KBRI tentang belajar di luar negeri, seperti pengenalan peran dan tugas kedutaan, penjelasan tentang peraturan dan kehidupan sosial budaya negara tujuan studi dan informasi penting lainnya.

     

    "Saya mewakili seluruh teman-teman awardee IISMA dengan segenap hati ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam mewujudkan program IISMA. Semenjak kehadiran program ini harapan-harapan mahasiswa telah berubah menjadi sebuah kesempatan emas bagi generasi muda untuk mendapatkan wawasan global, pengalaman akademis maupun nonakademis dan jaringan internasional yang menjadi cita-cita banyak mahasiswa di Indonesia," ucap Nurhaliza Inayah, mahasiswa Universitas Indonesia yang akan mengikuti Program IISMA di University of Liverpool. 

    (Nanda/dyl)


    Author

    ADMIN DYL