BLANTERORBITv102

    Pemkab Banyuwangi Hibahkan Dana Sebesar 13 Miliar Untuk Khusus Pendidikan

    Rabu, 12 April 2023


    Penadigital.id - Dalam upaya menekan angka putusnya sekolah dan meningkatkan kualitas di Banyuwangi, Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi melakukan salah satu upayanya adalah menganggarkan dana sebesar 15 miliar untuk pendidikan.

     

    Angka putus sekolah di Banyuwangi pad tahun 2013sampai 2022 sebanyak 4.834 kasus, dan untuk tahun 2022 saja mencapai 200 kasus, sebagian besar dari kasus itu sudah ditangani. Walaupun demikian, kasus putus sekolah ini masih menjadi hal yang harus diprioritaskan dan harus dituntaskan sampai kasus ini tidak ada lagi.

     

    Suratno selaku Kepala Dispendik Banyuwangi mengatakan bahwa dana sebesar 13 miliar digunakan untuk memaksimalkan program pendidikan yang sudah ada. Beberapa program diantaranya, beasiswa Isdental anggaran danya sebeesar Rp 972 juta, bidik misi sebesar Rp 4,43 miliar. Lalu, bantuan biaya hidup siswa yang tidak mampu sebesar Rp 2,016 miliar, program Garda Ampuh sebesar Rp 2,34 miliar, bantuan uang saku untuk siswa sebesar Rp 2,38 miliar dan bantuan transportasi sebesar Rp 771 juta.

     

    “Kami harap dengan dana yang sudah kami anggarkan permasalahan pendidikan ini dapat diselesaikan dengan baik dan bantuan ini juga tak luput dari bebagai pihak lain yang ikut membantu,” katanya.

     

    Suratno juga menuturkan bahwa sampai saat ini bantuan uang saku untuk siswa diberikan setiap hari dengan rincian SD sebesar Rp 10 ribu , SMP Rp 15 ribu, SMA Rp20 ribu, bantuan ini diberikan setiap hari, begitu juga bantuan transportasi untuk siswa dibagikan setiap hari juga dan nominal yang sama seperti bantuan uang saku siswa.

     

    “Harapan kami, setelah berbagai upaya dilakukan terhadap permaslahan ini dapat menuntaskannya dengan baik dan dapat menekan kasus ini sampai kasus tidak ada lagi,” tutup Suratno.

     

    (Wulandari/SAN)


    Author

    Admin