BLANTERORBITv102

    Upaya Meningkatkan Pendidikan Di Papua, Yan Mendenas Minta Dana Otsus Subsidi Pendidikan Gratis

    Kamis, 02 Maret 2023


    Penadigital.idYan Permenas Mandenas, anggota Komisi I DPR RI, mengusulkan agar dana otonomi khusus digunakan untuk mensubsidi sektor pendidikan. Tujuannya agar pendidikan bagi anak-anak asli Papua dapat menjadi sepenuhnya gratis.

     

    Terutama pasca-implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2022-2023.“Kita (Komisi I DPR RI) harus perlu mendorong agar implementasi teknis dari  anggaran otsus bisa teralokasi sampai ke lapangan, tapi buat saya yang paling penting adalah kita minta ke Menteri Keuangan untuk mencari format bersama  agar dana otsus ini bisa subsidi pendidikan,” tuturnya saat di wawancarai di Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, Ahad (26/2/2023).

     

    Yan Permenas Mandenas, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, menyatakan bahwa dia akan mengupayakan agar dana otonomi khusus dapat digunakan untuk subsidi sektor pendidikan, sehingga pendidikan gratis bagi anak-anak asli Papua dapat terwujud. Ia juga menambahkan bahwa upaya ini akan didorong melalui Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, karena Banggar merupakan forum yang tepat untuk bertemu dengan Menteri Bappenas, Menteri Keuangan, dan menteri-menteri lainnya dalam rangka membahas dan menyelesaikan masalah tersebut.

     

    “Pasti saya akan bicarakan kepada mereka untuk bisa memberikan porsi khusus untuk daerah-daerah 3T ini supaya ditangani dengan cara yang lebih baik agar ada pemerataan untuk masyarakat di pulau-pulau terluar Indonesia,” tegasnya.

     

    Legislator yang mewakili daerah pemilihan Papua tersebut juga mengutarakan harapan lain yang diungkapkan oleh masyarakat Supiori, yaitu tentang adanya persiapan pendidikan pra-tes masuk TNI-Polri. Hal ini disebabkan karena anak-anak yang tinggal di Papua pada umumnya kurang siap dari segi mental saat mendaftar, meskipun fisik mereka baik tetapi keadaan mental mereka tidak siap.

     

    “Nah jadi mentalitas itu yang perlu kita bangun jadi pada saat mereka tes mereka percaya diri karena mereka sudah punya bekal yang dipersiapkan baik itu untuk masuk TNI dan juga rekrutmen untuk Polri noken,” tutupnya.


    (Umar Syaid/SAN)


    Author

    Admin