BLANTERORBITv102

FFS Uhamka Edukasi Penggunaan Obat dan Skrining Penyakit Degeneratif di Malaysia

Rabu, 12 Agustus 2026


Penadigital.id
- Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional di Kampung Bharu, Kuala Lumpur, Malaysia, selasa (28/7). Kegiatan ini mengangkat edukasi mengenai bahaya mengonsumsi obat untuk penyakit degeneratif tanpa pemantauan serta pemeriksaan skrining penyakit degeneratif melalui kolaborasi dengan PCIM Malaysia.


Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya warga Indonesia di Malaysia, mengenai pentingnya pemantauan kesehatan dan penggunaan obat secara tepat. Edukasi kesehatan dipadukan dengan pemeriksaan skrining sederhana sebagai langkah awal untuk mengenali faktor risiko penyakit degeneratif.


Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh edukasi kesehatan serta pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Peserta juga mendapat kesempatan berdiskusi secara langsung dengan tim pelaksana mengenai hasil pemeriksaan dan pentingnya pemantauan kesehatan secara berkala.


Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa Uhamka. Tim dosen terdiri atas Oktadio Erikardo sebagai ketua, bersama Engla Merizka, Apt. Supandi, Apt. Kori Yati, dan Apt. Dwitivyanti. Kegiatan juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara langsung dalam pelayanan kepada masyarakat.


Kolaborasi dengan PCIM Malaysia memperkuat pelaksanaan kegiatan sekaligus memperluas jejaring pengabdian Uhamka di tingkat internasional. Keterlibatan mitra setempat membantu kegiatan menjangkau warga Indonesia di Kampung Bharu dan mendorong terbangunnya komunikasi kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Uhamka terus mendorong pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengabdian internasional juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi akademik Uhamka melalui kolaborasi lintas negara, keterlibatan mahasiswa, serta penerapan keilmuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.


Ketua pelaksana, Oktadio Erikardo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat serta pentingnya melakukan pemantauan kesehatan secara berkala, khususnya bagi penyakit degeneratif.


“Kami ingin masyarakat lebih memahami pentingnya menggunakan obat secara tepat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Melalui edukasi dan skrining ini, masyarakat dapat lebih mengenali kondisi kesehatannya sejak dini,” ujar Oktadio Erikardo.


Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui edukasi penggunaan obat secara tepat dan skrining kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan serta pemantauan penyakit degeneratif.


Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 40%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.


Author

Admin