Penadigital.id - Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah
Prof. DR. HAMKA (Uhamka) bersama Suku
Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur menyelenggarakan kegiatan Gema
Cermat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) Tingkat Kota
Administrasi Jakarta Timur Tahun 2026, Jumat (28/8).Kegiatan berlangsung di Aula FFS Uhamka dan dihadiri oleh
Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto dan Dekan FFS Uhamka, apt.
Supandi serta diikuti sekitar 150 peserta dari perwakilan kader PKK (Pemantik)
dan Para Apoteker di Puskesmas Kecamatan wilayah Jakarta Timur.
Kehadiran pemerintah daerah, TP PKK, perguruan tinggi,
tenaga kesehatan, dan organisasi profesi menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam
meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat, aman,
dan rasional.
Program Gema Cermat menekankan prinsip DAGUSIBU yaitu
Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Bena yang bertujuan
meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan obat sekaligus mencegah
penggunaan antibiotik dan obat keras secara tidak tepat. Kegiatan menggunakan
pendekatan Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) melalui diskusi kelompok,
penyampaian materi Gema Cermat dan DAGUSIBU, Focus Group Discussion, video
edukasi, presentasi hasil diskusi, serta pre-test dan post-test.
Dekan FFS Uhamka, apt. Supandi menyampaikan keterlibatan FFS
Uhamka menunjukkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program
pemerintah, khususnya dalam edukasi kefarmasian dan penggunaan obat yang benar.
“FFS Uhamka berkomitmen untuk edukasi ilmu farmasi dan
penggunaan obat yang baik dan benar Bersama pemerintah, dalam mewujudkan
kehidupan yang sehat dan aman,” ucap Supandi.
Kehadiran Wakil Walikota Jakarta Timur, Kusmanto memperkuat
dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan literasi kesehatan masyarakat
serta memiliki peran strategis karena kader PKK berhubungan langsung dengan
keluarga dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi
agen perubahan dengan meneruskan edukasi mengenai cara mendapatkan,
menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara benar kepada keluarga dan
masyarakat,” ujar Kusmanto.
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta
Timur, Sudinkes Jakarta Timur, TP PKK, FFS Uhamka, puskesmas, dan organisasi
profesi diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi penggunaan obat hingga
tingkat keluarga. Melalui Gema Cermat 2026, masyarakat Jakarta Timur diharapkan
semakin cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat sebagai bagian dari
upaya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan masyarakat.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 40%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa
kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang
ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
0 comments